Postingan

Menampilkan postingan dengan label KADER FRAKSI DEMOKRAT

KRITIK PROGRAM PEMERINTAH, AHY SEPERTI MELUDAHI MUKA KOALISI DAN SBY

Gambar
                               KRITIK PROGRAM PEMERINTAH, AHY SEPERTI MELUDAHI MUKA KOALISI DAN SBY   Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membalas kritik Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, yang menyebut program pemerintahan Jokowi-Maruf Amin grusa grusu.   Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani, menyinggung pembangunan Gedung Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sarana Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat, yang mangkrak di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).   "Jadi bicara grasa grusu, proyek Hambalang itu justru lebih nyata grusa grusunya," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (17/3/2023).   Akibat mangkraknya megaproyek pemerintah SBY tersebut, negara menelan kerugian yang tidak sedikit. Menurut Arsul, Hambalang menjadi bukti kegagalan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu semasa menjadi Presiden RI.   "Kemudian negara mengalami kerugian karena...

LAGI, KADER FRAKSI DEMOKRAT TERLIBAT KASUS KORUPSI

Gambar
  Gubernur Papua Lukas Enembe dipecat dari Ketua DPD Partai Demokrat usai ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).   Karena setelah terlibat kasus korupsi secara otomatis harus melepaskan jabatannya dari pengurus partai.   "Tradisi kami di Demokrat, begitu ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi, siapapun dan apapun jabatannya dalam partai harus legowo melepaskan jabatannya di partai," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman saat dihubungi, Selasa (20/9/2022).   Benny menegaskan partainya tidak akan melindungi bagi kadernya yang terlibat kasus korupsi.   "Partai tidak melindungi siapapun yang kena kasus korupsi," ujarnya.   Sebelumnya, KPK membenarkan telah menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi.   Dia menjadi tersangka berdasarkan aduan dari masyarakat.   Lembaga antikorupsi menegaskan penetapan t...