Postingan

Menampilkan postingan dengan label BSU RP 600 RIBU MULAI CAIR.

JOKOWI SEBUT BLT BBM SUDAH TERSALURKAN 99,7 PERSEN

Gambar
                   JOKOWI SEBUT BLT BBM SUDAH TERSALURKAN 99,7 PERSEN   Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan langsung tunai (BLT) BBM dan bantuan subsidi upah (BSU) kepada 200 perwakilan penerima bantuan di Kantor Pos Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa, 25 Oktober 2022. Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di sela kunjungan kerja Presiden Jokowi di Balikpapan dan IKN Nusantara. Turut hadir pada penyaluran bantuan tersebut Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Direktur BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyono, dan Gubernur Kaltim Isran Noor.   "Hari ini menyampaikan bantuan subsidi upah dan BLT BBM," kata Presiden Jokowi. Adapun bantuan yang diberikan yakni BLT BBM Rp300 ribu per orang, dan BSU sebesar Rp 600 ribu per orang. Di Balikpapan jumlah peneriman BLT BBM sebanyak 13 ribu orang, dan penerima BSU 49 ribu orang.   Di sela menyerahkan bantuan, Presiden Jokowi menyempatkan berdialog dengan warga Bal...

SIAP-SIAP, BSU RP 600 RIBU MULAI CAIR

Gambar
                    Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bakal menyalurkan bantuan subsidi upah (BSU) bagi pekerja bergaji di bawah Rp3,5 juta per bulan atau setara upah minimum kabupaten/kota (UMP) mulai Jumat (9/9) besok.   Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal PHI Jamsos Kemnaker Surya Lukita Warman dalam acara diskusi publik 'Kebijakan Pemerintah Pasca Kenaikan Harga BBM pada Sektor Perlindungan Sosial dan Ketenagakerjaan' bersama Ombudsman RI, Kamis (8/9).   Surya mengatakan saat ini persiapan penyaluran bantuan sosial (bansos) imbas kenaikan harga BBM sudah siap dan diharapkan bisa disalurkan mulai besok.   "Walaupun penyaluran BSU ini belum tersalurkan sampai hari ini, tapi persiapannya sudah siap dan kami harapkan di Minggu ini, di Jumat (9/9), paling lambat sudah kami salurkan," ungkapnya.   Surya menuturkan penyaluran BSU awalnya ditargetkan kepada 16,2 juta pekerja. Namun, setelah p...