MASYARAKAT DUKUNG JOKOWI TERBITKAN PERPPU CIPTAKER
MASYARAKAT DUKUNG JOKOWI TERBITKAN PERPPU
CIPTAKER
Hasil survei
menunjukkan tren persepsi publik positif terhadap kondisi pemenuhan rumah
tangga dan ekonomi ke depan. Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and
Consulting (SMRC), Sirojudin Abbas menuturkan, meski kesan keputusan Presiden
Joko Widodo (Jokowi) menuai polemik, tetapi justru dari survei menunjukkan
hasil sebaliknya.
Lebih dari
50 persen masyarakat mendukung Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang
Cipta Kerja (Perppu Ciptaker). Sirojudin melanjutkan, faktanya ada 22 persen
publik yang mengetahui Jokowi menerbitkan Perppu Ciptaker dan dari jumlah
tersebut sebesar 48 persennya mendukung keputusan RI 1.
"Untuk
saat ini Indonesia sedang dianggap berada dalam keadaan baik-baik saja oleh
publik, tidak mengkhawatirkan," ujar Sirojudin dalam seri webinar bertema
'Perppu Cipta Kerja dan Antisipasi Resesi Global' di Jakarta, Jumat
(27/1/2023).
Pakar hukum
tata negara Universitas Sebelas Maret (UNS), Agus Riewanto menjelaskan, Perppu
Ciptaker yang awalnya UU lalu diminta Mahkamah Konstitusi (MK) diperbaiki
merupakan wujud Omnibus Law yang banyak diadopsi banyak negara. "UU Ini
menyasar kemudahan berusaha dan memancing investasi," ucap Riewanto.
Menurut dia,
Perppu Ciptaker dapat dikategorikan menjadi alat sementara bagi Presiden Jokowi
untuk bertindak untuk situasi ekonomi negara. "Perppu Ciptaker merupakan
regulasi untuk membentengi diri presiden secara konstitusional bahwa apa yang
dilakukannya dalam kerja pemerintahan adalah benar, terutama persoalan ekonomi
mendesak," ucap Riewanto.
Rektor
ITB-Ahmad Dahlan Mukhaer Pakkanna menyampaikan, dari data Bank Dunia ternyata
bangsa Indonesia hingga kini tetap dianggap masih punya imunitas ekonomi, meski
melemah. Mukhaer menilai, dengan begitu sebenarnya Indonesia Indonesia tidak
masuk dalam kriteria resesi, tetapi lebih ke depresi ekonomi. Hal itu karena
hanya berada di titik terendah tahunan.
Mukhaer
menambahkan, dari hasil survei ternyata indeks keyakinan konsumen terhadap
kegiatan ekonomi trennya optimistis. Bahkan cenderung meningkat, sehingga masih
terbilang bagus.
Sebelumnya,
di pengujung akhir tahun lalu Presiden Jokowi mengumumkan terbitnya Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Ciptaker.
Jokowi berasalan Perppu Ciptaker amat dibutuhkan Indonesia saat ini guna
menghadapi situasi ekonomi dunia yang bakal dilanda krisis.

Komentar
Posting Komentar