CARA JITU GANJAR SELAMATKAN LAHAN KRITIS DEMI CEGAH BANJIR DI SEMARANG
CARA JITU GANJAR SELAMATKAN LAHAN KRITIS DEMI
CEGAH BANJIR DI SEMARANG
Gubernur
Jawa Tengah Ganjar Pranowo, melakukan penanaman pohon di lahan kritis yang
berada di Desa Nyemoh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Penanaman pohon
juga dilakukan Ganjar untuk mencegah banjir bandang.
Lahan kritis
yang ditanami merupakan kawasan yang rawan longsor dan banjir bandang yang
mempertemukan aliran Sungai Tuntang dari dua desa, yakni Desa Nyemoh dan Desa
Tempuran, Kecamatan Bringin.
"Jadi
ada lahan kritis yang mesti kita dorong, sekakigus kita edukasi. Ini kan
sekitarnya Sungai Tuntang, kalau di sini gundul, ini pasti dihajar hujan lebat,
sedimennya (material longsoran) akan ke sana," kata Ganjar dilansir
Antara, Minggu (29/1).
Ganjar
menanam satu pohon alpukat secara simbolis dan 1.500 pohon di Desa Nyemoh yang
kemudian diikuti oleh seluruh warga. Penanaman pohon itu juga dilakukan secara
serentak se-Jawa Tengah.
Sesuai IPHPS
atau Izin Pemanfaatan Hutan Perhutanan Sosial dan Kulin KK (Pengakuan
Perlindungan Kemitraan Kehutanan), lahan perbukitan dan pegunungan wajib
ditanami 50 persen tanaman keras, 30 persen MPTS (Multy Purpose Tree Species)
dan 20 persen tanaman semusim.
Warga juga
didorong untuk mengoptimalkan lahan kritis yang ada untuk ditanami pohon
kayu-kayuan. Namun, warga juga diminta untuk tetap memperhatikan kondisi lahan
yang akan ditanami.
"Sehingga
hutannya terlindungi, terjaga, terawat, bisa dikonservasi terus lahan-lahannya
ini bisa dimanfaatkan untuk rakyat sehingga mereka bisa mendapatkan manfaat
dari program sosial," ujar Ganjar.
Ganjar juga
meminta Pemkab Semarang, Perhutani, TNI-Polri dan warga untuk melakukan
koordinasi terkait potensi kerawanan longsor dan banjir bandang. Sehingga
seluruh pihak ikut gotong royong untuk mencegah bencana.
"Dan
kita juga bisa mengurangi gradasi, saya tidak bicara ideal. Kita kurangi agar
kemudian bisa kita kendalikan. Keserentakannya harapan kita sebagai wujud apa
yang menjadi tugas kita semuanya," jelas Ganjar.
Penanaman
pohon itu juga dilakukan untuk memperingati rangkaian HUT PDIP ke-50 dan ulang
tahun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang ke-76 beberapa waktu lalu.
Dalam
instruksinya, Mega meminta seluruh kader partai, termasuk kader partai tingkat
eksekutif dan legislatif untuk melaksanakan gerakan penghijauan di wilayahnya.
"Kita
diperintah oleh Ketua Umum Bu Mega, hari ini yang di eksekutif, legislatif dan
pengurus partai semua menanam serentak di seluruh Indonesia," ucap Ganjar.

Komentar
Posting Komentar