POLEMIK TRANSJAKARTA ALAMI SALAH URUS SELAMA ERA ANIES BASWEDAN
POLEMIK TRANSJAKARTA ALAMI SALAH URUS
SELAMA ERA ANIES BASWEDAN
Masalah
terus menimpa bus Transjakarta, seperti kecelakaan, macet akibat menerobos
perlintasan kereta api dan sekarang bus Transjakarta alami mesin terbakar.
Pengamat Transportasi Azas Tigor Nainggolan mengkritisi kejadian ini merupakan
puncak gunung es kekacauan atau salah urus PT Transjakarta.
"Salah
urus dalam mengelola bisnis layanan transportasi umum sangat jelas dan dapat
dilihat dari terus terjadi masalah dalam layanan perusahaan transportasi PT
Transjakarta itu sendiri," kata Ketua FAKTA Jakarta Azas Tigor Nainggolan
dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 10 November 2022.
Menurut
catatan Dishub, belum setahun Transjakarta sudah alami 827 kecelakaan, seperti
menabrak penyeberang jalan di sekitar Bundaran Hotel Indonesia hingga meninggal
dunia, juga menabrak haltenya sendiri hingga hancur di halte Cililitan dan
beberapa kali bermasalah karena menerobos pintu perlintasan kereta di daerah
Halimun Jakarta Selatan.
Seperti
sebelumnya, Humas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta
dalam akun Instagram @humasjakfire menyebutkan bus transportasi Jakarta
(Transjakarta) terbakar di Jl Raya Pemuda, Rawamangun, Pulo Gadung, Jakarta
Timur pada Rabu, 9 November 2022 kemarin.
Dikabarkan,
kebakaran diawali adanya suara ledakan keras dari belakang bus Transjakarta
ketika pengemudi berhenti saat lampu lalu lintas bewarna merah. Lalu pengemudi
bus lainnya melihat api dan asap dari ruangan mesin. Dia memberitahukan kepada
pengemudi bus yang terbakar, lalu mereka segera mengambil APAR untuk melakukan
pemadaman awal.
Tigor
menyebutkan semua kejadian ini seakan menunjukan sudah parahnya salah urus PT
Transjakarta. Dia menyebutkan, kondisi salah urus ini adalah produk dari
manajemen Transjakarta yang tidak pernah dirawat selama lima tahun oleh
gubernur Jakarta sebelumnya, Anies Baswedan.
Sehingga,
dikatakan Tigor, Transjakarta dijalankan secara sembarangan oleh manajemen yang
tidak memiliki kompetensi mengelola layanan Transportasi umum secara baik dan
berkeselamatan sebagaimana diminta oleh PJ Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono,
sehari sebelum kejadian bus Transjakarta ini terbakar.
Permintaan
itu menunjukan bahwa Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengenal dan mengetahui
persoalan yang melingkupi manajemen Transjakarta sejak lima tahun lalu. Baru
sehari PJ Gubernur Heru Budi Hartono meminta Transjakarta terapkan pola pikir
keselamatan untuk cegah kecelakaan.
"Artinya
dalam melayani penumpang diminta Transjakarta mengutamakan keselamatan dalam
setiap layanan yang dilakukan Transjakarta. Tapi fakta yang terjadi adalah
siang hari ini kembali bus Transjakarta alami masalah keselamatan yakni mesin
bus terbakar," ungkap Tigor.
Tigor
menilai, permintaan PJ Gubernur Heru Budi Hartono sudah tepat dan memang harus
menjadi bahan evaluasi terhadap manajemen PT Transjakarta. Evaluasi dapat
dilakukan dengan mengukur kinerja dengan standar implementasi pola pikir
pelayanan yang berkeselamatan.
"Jelas
semua kejadian dan masalah yang menimpa bisnis layanan Transjakarta menunjukkan
memang telah terjadi salah urus di PT Transjakarta, dimana manajemennya tidak
memiliki pola pikir pelayanan yang berkeselamatan," kata dia.
Lebih
lanjut, Tigor berharap PT Transjakarta segera melakukan upaya sebagai langkah
penyelamatan dan perbaikan terhadap pelayanan Transjakarta.

Komentar
Posting Komentar