KERAS TEGAS! JOKOWI TAK MAU ADA RIVALITAS & KESERAKAHAN DI DUNIA
KERAS TEGAS!
JOKOWI TAK MAU ADA RIVALITAS & KESERAKAHAN DI DUNIA
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima
penghargaan Global Citizen Award dari Atlantic Council dalam acara Global Food
Security Forum. Dalam pidatonya, Jokowi mengingatkan agar tidak ada lagi
rivalitas dan keserakahan di dunia ini.
"Dunia tidak bisa dibangun dengan
rivalitas dan keserakahan tapi harus dengan toleransi dan kerjasama yang saling
menguntungkan," ungkapnya di Kecak Ballroom, Sofitel Nusa Dua Beach
Resort, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, pada Minggu malam, (13/11/2022).
Seperti diketahui, dunia kini dihadapkan
pada ketegangan geopolitik antara berbagai negara. Dampaknya pun sudah terasa,
seperti perang Rusia dan Ukraina yang mengakibatkan krisis energi dan pangan di
mana-mana. Indonesia menginginkan agar ada titik temu dari semua pihak yang
bertikai.
Hal ini yang akan disuarakan Jokowi saat
KTT G20 Bali di mana Indonesia sebagai pemegang tongkat Presidensi. Begitu juga
ketika Indonesia dipercaya sebagai Ketua ASEAN.
"Presidensi Indonesia di G20 dan
Ketua ASEAN tadi sudah diterimakan dilandasi dengan semangat-semangat
tersebut," ujarnya.
Jokowi saat memberikan keterangan pers
di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali, selepas mendarat usai melakukan
kunjungan kerja ke Kamboja, Minggu malam, (13/11/2022). (Foto: Biro Pers
Sekretariat Presiden)Foto: Jokowi saat memberikan keterangan pers di Bandara
Internasional Ngurah Rai Bali, selepas mendarat usai melakukan kunjungan kerja
ke Kamboja, Minggu malam, (13/11/2022). (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jokowi menambahkan, persoalan pangan
selalu menjadi fokus pemerintah setiap waktunya. Datang ke kampung hingga pasar
tradisional untuk melihat langsung kehidupan rakyat kecil adalah cara agar bisa
memahami kondisi yang mereka alami.
"Saya tahu karena rakyat kecil
mengajarkan kesederhanaan dan kerentanan terhadap tantangan-tantangan.
Kesulitan terbesar selalu dirasakan bagi mereka yang ada di bawah, oleh
keluarga miskin, yang berpenghasilan rendah," jelasnya.
"Oleh sebab itu saya selalu
berusaha keras memperjuangkan kepentingan rakyat kecil dan menyuarakan
kepentingan rakyat berpenghasilan rendah," tegas Jokowi.

Komentar
Posting Komentar