HEBATNYA JOKOWI, MAMPU BANGUN INFRASTRUKTUR HINGGA PELOSOK DESA. ADA LAWAN?
Pembangunan infrastruktur di era
Pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyasar hingga ke pelosok desa.
Sejumlah infrastruktur penunjang desa seperti jalan, jembatan, hingga irigasi
terbangun di era kepemimpinan Jokowi.
Keberhasilan Jokowi melakukan
pembangunan hingga ke desa-desa ini diapresiasi oleh Kepala Dinas Pekerjaan
Umum (PU) Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) Henri Kusuma Rombe.
Menurutnya, hal ini merupakan wujud keberhasilan pemerintah dalam pemerataan
infrastruktur di Indonesia.
Henri mengatakan, salah satu faktor
keberhasilan pembangunan infrastruktur desa adalah peran Jokowi sebagai
pemerintah pusat. Presiden ke-7 RI ini dinilai telah memberikan dukungan penuh
kepada daerah untuk merealisasikan pembangunan-pembangunan di wilayahnya.
Henri menuturkan Kabupaten Sigi menjadi
salah satu wilayah yang berhasil merealisasikan banyak pembangunan berkat
dukungan pemerintah pusat. Selama hampir delapan tahun kepemimpinannya, Jokowi
berhasil membangun daerah hingga ke desa-desa.
“Dukungan pemerintah pusat dalam
membangun infrastruktur di daerah sangat baik. Selama dua periode kepemimpinan
Pak Jokowi telah banyak membangun daerah,” ujar Henri.
Presiden Jokowi sendiri telah banyak
mencatatkan capaian-capaian pembangunan infrastruktur di desa-desa. Sejak
periode awal kepemimpinannya, Jokowi berhasil membangun jalan desa sepanjang
316.590 kilometer.
Jokowi juga berhasil membangun jembatan
desa sepanjang 1.597.529 meter serta menyediakan air bersih untuk desa sebanyak
1.474.544 unit. Selain itu, Jokowi juga mampu merealisasikan irigasi desa
sebanyak 501.054 unit dan pembangunan pasar desa sejumlah 12.297 unit.
Jokowi Minta
Kades Beli Material dari Desa saat Bangun Infrastruktur
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau
Jokowi mengingatkan kepala desa (Kades) agar bahan baku untuk membangun
infrastruktur seperti semen dan batu bata dibeli dari desa tersebut. Hal ini
agar ada perputaran uang, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi di desa
tersebut.
"Saya hanya titip, bolak-balik saya
sampaikan kalau membangun fisik ataupun nonfisik gunakan bahan-bahan material
dari desa itu, dari desa Bapak/Ibu semuanya. Paling jauh itu dari
kecamatan," kata Jokowi saat membuka Silaturahmi Nasional Assosiasi
Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Tahun 2022 di Jakarta Pusat, Selasa
(29/3/2022).
"Mau beli semen, ada di desa beli
di desa. Mau beli batu bata, ada di desa beli di desa kita sendiri. Supaya apa?
Uang itu berputar terus di desa kita, paling jauh di kecamatan kita,"
sambungnya.
Dia tak ingin dana desa yang sudah
dianggarkan pemerintah nantinya kembali lagi ke kota, khususnya Jakarta.
Pasalnya, hal ini akan membuat ekonomi hanya bertumbuh di kawasan perkotaan saja.
"Jangan sampai uang itu kembali ke
kota apalagi kembali ke Jakarta. Hati-hati kembali lagi kesini, hati-hati
berarti pertumbuhan ekonomi secara terus-menerus dan berkelanjutan itu akan
juga kembalinya ke pusat lagi," ujarnya.

Komentar
Posting Komentar