JOKOWI BERHASIL, HARGA MINYAK GORENG TURUN TERUS, SEGINI HARGANYA!
Harga minyak goreng terpantau turun
terus. Menyusul semakin membanjirnya pasokan di pasar dan harga bahan bakunya,
minyak sawit mentah (crude palm oil/ CPO) yang semakin turun.
Jika dibandingkan harga rata-rata
nasional minyak goreng pada 14 Januari 2022 terhadap harga minyak goreng 14
September 2022, terjadi penurunan 23,76% untuk jenis curah dari Rp18.100 per
liter jadi Rp13.600 per liter.
Begitu juga dengan harga jenis minyak
goreng kemasan, turun 12.17% dari Rp18.900 per liter jadi Rp16.600 per liter.
Meski, untuk jenis premium masih ada
kenaikan 3,83% dari Rp20.900 jadi Rp21.700 per liter.
Harga tersebut mengacu data Sistem
Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (Kemendag),
dikutip pada Kamis (15/9/2022, pukul 00.35 WIB).
Seperti diketahui, harga minyak goreng
di dalam negeri terus menanjak sejak akhir tahun 2021. Menyusul lonjakan harga
CPO di pasar internasional, terkena dampak ledakan harga komoditas di tahun
2021. Indonesia sendiri adalah produsen CPO terbesar di dunia.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian
memerintahkan Menteri Perdagangan (Mendag) kala itu, Muhammad Lutfi, agar
segera turun tangan mengatasi gejolak minyak goreng di dalam negeri.
Lutfi kemudian menindaklanjuti dengan
menetapkan Minyak Goreng Satu Harga Rp14.000 jelang akhir Januari 2022.
Hanya beberapa pekan, kebijakan itu
kemudian diganti. Dengan menerapkan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng
Rp11.500 per liter curah, Rp13.500 per liter kemasan sederhana, dan Rp14.000
untuk kemasan.
Namun, krisis minyak goreng mulai
terjadi, hingga di berbagai daerah di Indonesia dilaporkan terjadi penurunan
pasokan.
Minyak goreng menjadi barang langka dan
harga CPO terus menanjak, terutama dengan pecahnya perang Rusia-Ukraina.
Pemerintah kemudian memutuskan mengganti
strategi. Kali ini, dengan melepas harga minyak goreng ke mekanisme keekonomian
pasar alias tak diatur lagi.
Dalam semalam, minyak goreng mendadak
membanjiri rak-rak toko modern. Namun dengan harga yang melambung. Bahkan,
sampai tembus Rp57.000 per 2 liter kemasan premium, dan curah sempat tembus
Rp26.000 per kg.
Berlaku per 17 Maret 2022, pemerintah
menetapkan HET minyak goreng curah Rp14.000 per liter atau Rp15.500 per kg.
Sejak saat itu, pemerintah
menggelontorkan berbagai kebijakan untuk menekan harga minyak goreng di dalam
negeri. Termasuk dengan menerapkan wajib pemenuhan domestik (DMO) dan harga
domestik (DPO).
Produsen CPO dan minyak goreng di dalam
negeri harus menjalankan DMO untuk bisa mendapatkan izin jika hendak ekspor.
Kebijakan itu disinkronkan melalui
mekanisme program SIMIRAH 2. Di mana, hingga saat ini, tercatat ada 10 produsen
minyak goreng yang telah menyalurkan minyak goreng dalam kemasan.
Menurut Direktur Jenderal Industri Agro
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika, perusahan-perusahaan
tersebut telah menyalurkan minyak goreng ke 29 provinsi sebanyak 90.346,60 ton
per 12 September 2022. Terutama, katanya, ke daerah-daerah yang susah
dijangkau.
Selain itu, dia menjabarkan, penyaluran
minyak goreng melalui SIMIRAH 2, sejak Juni 2022 terus melampaui kebutuhan.
"Bulan Juni 119,27% di atas
kebutuhan, Juli 137,19%, Agustus 117,8%, dan per 13 September 2022 sudah
119,61% di atas kebutuhan," kata Putu saat rapat dengan Komisi VII DPR,
dikutip Kamis (15/9/2022).
"Untuk harga, sudah sangat
mendekati harga eceran tertinggi atau rata-rata mencapai Rp15.678 per kg per 11
September 2022. Harga eceran tertinggi Rp15.500 per kg," kata Putu.
Mengacu data Kemendag, jika dibandingkan
harga minyak goreng pada 21 Maret 2022, harga minyak goreng saat ini sudah
turun signifikan.
Jenis curah turun 22,03% dari Rp17.700
jadi Rp16.600 per liter, jenis kemasan sederhana turun 22,43% dari Rp21.400
jadi Rp16.600 per liter, dan jenis premium truun 12,50% dari Rp24.800 jadi
Rp21.700 per liter.
Jika mengintip harga minyak goreng
kemasan di ritel modern, terpantau peritel masih agresif memberikan diskon.
Berikut harga
minyak goreng salah satu swalayan untuk wilayah Jakarta:
- Sovia, Harumas, Camar pouch 2 liter
kini dibanderol hanya Rp27.400.
Bahkan dengan metode pembayaran
tertentu, konsumen masih bisa menikmati diskon menjadi Rp24.400
- Fortune jenis pouch 2 liter dibanderol
Rp34.300, dan konsumen masih bisa menikmati diskon jadi Rp31.300.

Komentar
Posting Komentar