PEMERINTAH SIAPKAN WADAH DISKUSI DAN INTERAKSI DUA JALUR PADA GENERASI MUDA
Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan, Alue Dohong menyebut, generasi muda perlu disediakan wadah diskusi
dan interaksi dua jalur sehingga tercipta interaksi yang efektif.
Untuk mewujudkan tujuan tersebut,
perlombaan hari lingkungan hidup di tahun ketiga telah juga memasukan inovasi
ruang diskusi dan mentoring antara peserta dengan pakar/ahli untuk memastikan
peserta tidak hanya mendapatkan semangat kompetisi tetapi juga nilai tambah
pengetahuan dan internalisasi nilai positif perlindungan dan pengelolaan.
“Kita ingin ada para pemenang ini
menjadi local hero, local champion yang ke depan akan menjadi motivator bahkan
inspirator bagi rekan rekannya di lingkungan atau di lingkungan masyarakat yang
lebih luas dengan demikian kita berharap akan banyak orang-orang yang menjadi
semacam pahlawan lokal,” ungkap Alue Lomba Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
Rangkaian kegiatan lomba Hari Lingkungan
Hidup tahun ini telah dimulai pada bulan Februari 2022 hingga awal Agustus
2022. Hal yang membedakan dari penyelenggaraan tahun sebelumnya yaitu
pelaksanaan pelatihan Boothcamp atau Masterclass sebagai additional value
program untuk memberikan pembekalan ilmu dan muatan teknis lomba. Peserta
diberikan pembekalan berupa, berbagi pengalaman dari para pakar serta diskusi
interaktif.
Dengan mengangkat tema, “Satu Bumi Untuk
Masa Depan: Harmonisasi Alam Untuk Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, KLHK
yang memfasilitasi dan memastikan keterlibatan peran pemuda melalui saluran dan
wadah yang lebih bermakna, dengan memperkuat suara dan keterwakilan anak muda.
Tak lupa juga memastikan keberlanjutan manusia saat ini dan generasi yang akan
datang menjadi tujuan utama dalam formulasi kebijakan lingkungan.
Alue memberikan selamat dan apreasi
tinggi kepada semua peserta dan pemenang lomba tahun ini atas semangat dan
karya yang telah dihasilkan.
“Jadikan ini sebagai motivasi, dan tidak
hanya sampai disitu tapi terus berkembang ke depan terutama menjadi inspirator
dan motivator kepada rekan-rekannya yang lebih banyak lagi”, ucap Alue.
Sementara itu Dirjen Pengendalian
Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan, Sigit Reliantoro salam sambutannya mengulas mengenai beragam loma
yang yang diselenggarakan Ditjen PPKL, baik pengumuman awal, tema lomba, jumlah
peserta, pelaksanaan, yakni difusi pengetahuan dan pembekalan peserta melalui
booth camp, hingga penjurian yang akhirnya mengerucut pada pemenang.
Misalnya lanjut Sigit Reliantoro, lomba
desain pemulihan lingkungan atau LDP-2022, booth camp diikuti oleh seluruh
peserta lomba dan bertujuan untuk memberikan pembekalan terhadap ketentuan dan
muatan teknis lomba desain pemulihan lingkungan, sharing best practice dari
pakar, dan pengenalan program pemulihan lingkungan oleh KLHK.
Adapun lokasi yang dipulihakn,
Ekoriparian:Waduk Cipta Karya–Pekanbaru, Riau, dan Pemulihan Lahan di Desa
Wonosari, Kabupaten Sempaja. Sedangkan 3R-nya Pusat Kegiatan Publik (Sekolah,
Pasar, dan Perkantoran“Ini merupakan additional value program yang diakui
sebagai kegiatan pelatihan yang dapat dibuktikan dengan sertifikat,” ujar Sigit
Karya Pemenang Disebarluaskan di
Pertemuan Ketiga EDM-CSWG Sebagai bentuk apreasi atas karya peserta, KLHK akan
melakukan penyebarluasan hasil karya dari seluruh pemenang dalam agenda
pertemuan ketiga Environment Deputies Meeting and Climate Sustainability
Working Group (3rd EDM -CSWG) G20 dan Joint Environment and Climate Ministers’
Meeting (JECMM) di Bali pada tanggal 29 Agustus – 1 September 2022 dan juga
seluruh website dan media sosial lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan. Selain itu, apreasi khusus untuk desain pemulihan, rancangan
pemenang utama akan direalisasikan untuk dibangun pada tahun 2023.

Komentar
Posting Komentar