MASA DEPAN ATLET DIFABEL MAKIN CERAH, WUJUD DARI KESETARAAN BANGSA
Isu kesetaraan santer digaungkan oleh Pemerintah Indonesia dalam ajang ASEAN Para Games XI 2022 Jawa Tengah yang digelar pada 30 Juli-6 Agustus 2022.
Menteri
Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali secara terang-terangan menjanjikan
bonus yang setara bagi atlet difabel yang berprestasi di APG 2022.
Dalam dua
kali kesempatan, Menpora menyebut bahwa besaran bonus yang akan diterima atlet
difabel setara dengan atlet nondifabel sesuai dengan ajang yang mereka ikuti.
"Atlet
Sea Games dan atlet ASEAN Para Games akan mendapatkan bonus yang sama,"
katanya setelah closing ceremony APG XI di Stadion Manahan Solo, Sabtu (6/08)
malam.
Ditanya hal
yang sama, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut bahwa
BUMN selaras dengan program kesetaraan yang diusung oleh Presiden Joko Widodo.
Erick
mengungkapkan bahwa dari perekrutan 2.700 karyawan BUMN, 143 di antaranya
adalah disabilitas.
"Jadi
kami memang mendorong kesetaraan harus terjadi," ujarnya.
Selain itu,
BUMN juga mendorong terjadinya kesetaraan gender. Erick mengatakan, pihaknya
juga membuka kepemimpinan perempuan di BUMN serta membuka kemimpinan bagi
generasi muda.
"Sebanyak
25 persen kepimpinan perempuan dan 10 persen kepemimpinan generasi muda,"
tuturnya.
Erick
menambahkan, Indonesia sudah siap untuk sejajar dengan negara-negara besar
karena Kemenpora sudah bekerja keras untuk Olimpiade 2036 di Indonesia.
"Jadi
kita negara besar waktunya sejajar dengan negara lain," katanya.
Sementara
itu, Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan pemerintah akan terus
mendukung setiap inisiatif dari penyandang disabilitas.
"Kami
mendukung terus setiap inisiatif dari penyandang disabilitas," katanya.

Komentar
Posting Komentar